Prestasi Diri
1. Pengertian Prestasi diri
a. Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia, prestasi adalah hasil yang telah
dicapai dari yang telah dikerjakan atau dilaksanakan
b. Dengan kata lain prestasi adalah hasil yang dicapai
oleh seseorang setelah melalukan suatu kegiatan atau pekerjaan
2. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai suatu prestasi
selalu ditandai dengan penggunaan cara-cara yang lebih baik, yaitu dengan cara
:
a.
Kreatif dan Inovatif
Kreatif
berarti memiliki daya cipta, memiliki kemampuan untuk menciptakan.
Inovatif
berarti memperkenalkan sesuatu yang baru, bersifat pembaruan
Ciri-ciri berpikir kreatif dan
inovatif anatara lain :
-
Peka terhadap lingkungan
-
Dinamis dan progresif
-
Terbuka
b.
Bertanggung jawab
Tanggung jawab adalah kewajiban yang
harus dilakukan untuk menyelesaikan suatu tugas yang dibebankan dengan cara dan
hasil yang baik. Langkah yang dapat dilakukan antara lain dengan membuat skala
prioritas, fokus pada program dan penjadwalan serta optimalisasi kegiatan.
c. Bekerja Keras
Bekerja keras dapat diwujudkan dalam
bentuk selalu melakukan pekerjaan secara teratur dan bertanggung jawab, selalu
disiplin dalam bekerja, selalu mengerjakan pekerjaan dengan baik dan benar
d.
Memanfaatkan sumber daya yang ada
Agar dapat mencapai prestsi yang maksimal,
perlu kita memanfaatkan sumber daya yang tersedia, baik sumber daya manusia
maupun sumber daya alam. Sumber daya alam yang melimpah tidak akan mempunyai
arti apabila tidak dikelola dengan sebaik-baiknya. Agar dapat mengelola sumber
daya alam dengan baik, diperlukan manusia-manusia yang cerdas, terampil dan
bertanggung jawab
3. Adapun faktor-faktor yang menentukan besar kecilnya peluang
untuk meraih prestasi antara lain sbb:
a.
Kualitas diri
Kualitas
diri meliputi kualitas fisik dan kualitas mental. Kualitas fisik
dapat berupa kemampuan , kesehatan aau kebugaran jasmaniah yang benar-benar
prima agar mampu bekerja keras dalam
menjalankan tugas guna guna mendapatkan hasil yang optimal. Sedang kualitas mental
adalah kemampuan inelektual. kemampuan mengendalikan
emosi, kesiapan dalam bekerja dengan orang lain serta cakap dan terampil dalam menjalankan tugas dengan
sebaik-baiknya
b. Dukungan masyarakat
Dukungan
masyarakat baik secara material maupun moral merupakan modal yang sangat besar
untuk merebut peluang. Kegiatan apapun tidak akan dapat terwujud dengan baik
tanpa dukungan masyarakat
c.
Strategis yang jitu
Dalam
melakukan kegiatan, peluang sukses akan lebih besar jika menggunakan strategi
yang tepat sehingga pelaksanaannya akan lebih berbobot dan sampai pada sasaran
yang dituju. Strategi seharusnya telah
disusun pada saat perencanaan dengan mempertimbangkan kekuatan dan
kelemahan lawan dan tidak tertutup kemungkinan dengan perubahan situasi nyata
di lapangan, strategi yang sudah diterapkan dapat terjadi perubahan-perubahan.
d.
Sarana dan prasarana
Tidak
kalah pentingnya sarana dan prasarana merupakan faktor pendukung yang sangat
menentukan dalam meraih peluang. Kegiatan apapun tanpa didukung sarana dan
prasarana, peluang mendapatkan keberhasilan sangat kecil. Sebaliknya dengan
sarana dan prasarana yang memadai peluang mendapatkan keberhasilan tentu akan
lebih besar
e.
Nasib baik dan keberuntungan
Meskipun
segala daya dan upaya sudah dilakukan secra maksimal, kalau nasib atau
keberuntungan belum berpihak pada kita, peluang yang sudah di depan matapun
bisa lepas. Oleh karena itu setiap daya dan upaya harus disertai dengan doa
kepada Tuhan Yang Maha Esa . Karena manusia boleh merencanakan, tetapi Tuhan
segalanyalah yang menentukan
4. Menurut KH Abdulah Gymnastiar (AA Gym) ada lima
hal yang dapat memacu seseorang menjadi pribadi yang prestatif, yaitu sebagai
berikut :
a.
Percepatan Diri
Salah satu kunci
untuk memacu prestasi diri adalah kemampuan mengelola waktu. Orang akan unggul
adalah orang yang berbuat lebih banyak dari orang lain dalam hal rentang waktu
yang sama. Segala bentuk kemalasan, keengganan harus dibuang jauh kalau kita
ingin masa depan yang cerah. Bagi mereka yang mendambakan keunggulan, ketika
melihat orang lain belajar lima jam, maka dia harus punya bonus belajar lebih
dari porsi lima jam. Demikianlah salah
satu ciri orang yang unggul adalah memiliki kebiasaan melakukan sesuatu di mana
orang lain enggan melakukannya
b.
Sistem yang Kondusif
Seandainya kita sudah memiliki
percepatan diri, maka kita harus masuk ke dalam sistem nilai atau lingkungan
yang membuat kita dapat bergerak lebih cepat. Artinya sistem yang kita masuki
sangat mempengaruhi percepatan diri. Salah dalam memilih lingkungan,
akibatnya akan segera kita rasakan. Kita harus mencari sistem
lingkungan dan teman-teman pergaulan yang berkualitas, unggul, terjaga memiliki
kehalusan budi
c.
Berdaya Saing Positif
Kita menjadi unggul
yang ketiga adalah memiliki naluri berdaya saing positif. Dalam setiap
kesempatan dan lingkungan kita harus memiliki naluri berdaya saing positif.
Kadang pesaing sering kita anggap musuh. Padahal pesaing itu adalah karunia
yang tak ternilai dan akan memacu kerja kita lebih berkualitas. Sebaliknya yang
membuat kita terpuruk itu bukanlah musuh, tetapi kualitas dan kemampuan kita
sendiri yang terbatas, kita hancur oleh diri kita sendiri
d.
Mampu Bersinergi
Jika kita ingin unggul, nikmatilah
hidup dengan bersinergi, bekerjasama dan bersatu antara satu dengan yang
lainnya. Kita harus senagn hidup bersama dengan yang lain dalam arti positif
e.
Manajemen Kalbu (Hati)
Pribadi
yang unggul dan prestatif adalah pribadi yang mampu mengendalikan suasana
hatinya. Misalnya mampu mengelola konflik dalam hidup bersama. Konflik bukan
untuk dihindari atau dihilangkan, tetapi harus kita kelola agar menjadi
kekuatan yang positif. Banyak fakta membuktikan hancurnya sebuah organisasi
lebih disebabkan karena pengelolaan hati para pengurusnya kurang baik. Untuk
dapat mengelola hati dengan baik, bekal utamanya adalah ilmu. Seseorang itu
berubah bukan karena tahu, tetapi karena paham. Orang paham karena ada
informasi atau ilmu. Bagaimana kita dapat membersihkan hati kita jika tidak
tahu ilmu tentang hati. Oleh karena itu, luangkan waktu, tenaga dan bbiaya
untuk menggali ilmu. Bagi mereka yang mampu dalam menjaga hati, ia akan menjadi
pribadi yang unggul
5. Pentingnya
prestasi diri bagi diri sendiri
Manusia selalu berusaha untuk
mendapatkan hal yang terbaik bagi dirinya sehingga dapat disebut sebagai manusia yang bermartabat.
Menurut JP Chaplin dalam bukunya Dictionary of Psychology (1985) dorongan
berprestasi adalah;
a.
kecenderungan untuk mencapai sukses
atau memperoleh apa yang menjadi tujuan akhir yang dikehendaki
b. keterlibatan diri seseorang dalam suatu tugas yang diberikan
c.
dorongan untuk mengatasi
rintangan-rintangan atau perjuangan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang
sulit secara cepat dan tepat
6. Potensi
Diri
Pengertian potensi diri menurut Kamus Umum
Bahasa Indonesia adalah kemampuan dan kualitas-kualitas yang dimiliki
seseorang, namun belum digunakan dengan maksimal
Menurut Deasy Ekayanti
dan Chatarina Wahyurini dari PKBI Pusat, kiat-kiat untuk mengenali diri
atau menggali potensi diri adalah sebagai berikut :
a. Cobalah untuk selalu mau melakukan sesuatu yang positif
b. Buat target yang sederhana
c. Catatlah kelebihan-kelebihan dalam diri
d. Sempatkan berhenti sebenatar untuk merenung
7. Tugas :
Jawablah refleksi berikut :
1.
Buat target yang sederhana tentang
diri anda
2.
Catatlah kelebihan-kelebihan dalam
diri
3.
Mengapa setiap orang harus
berprestasi, dan apa maknanya
4.
Sebutkan prestasi kalian selama ini
dan prestasi terbaik yang pernah kalian raih
5.
Presentasikan yang kalian tulis di
depan kelas
6.
Presentasi dan tulisan dinilai
sebagai nilai tugas
8.
Macam-macam
Potensi Diri dapat dibedakan menjadi 5 macam :
a.
Potensi Fisik
(Psychomotoric)
Potensi ini merupakan potensi fisik
manusia yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka
pemenuhan kebutuha hidup. Misal mata untukmelihat, kaki untuk berjalan, telinga untuk mendengar
b.
Potensi Mental
Intelektual (Intellectual Quotient)
Potensi
ini merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia (terutama otak
sebelah kiri). Fungsi potensi ini antara lain untuk merencanakan sesuatu, menghitung dan menganalisis
c.
Potensi Sosial
Emosional (Emotional Quotient)
Potensi
ini merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia (terutama pada
otak sebelah kanan). Fungsi potensi ini antara lain untuk mengendalikan amarah, bertanggung jawab, motivasi dan
kesadaran diri
d.
Potensi Mental
Spiritual(Spiritual Quotient
Potensi ini merupakan potensi kecerdasan yang betumpu
pada bagian dalam diri manusia yang
berhubungan dengan jiwa sadar atau kearifan di luar ego (bukan hanya mengetahui
norma tetapi menemukan norma). Secara umum Potensi Mental Spiritual ini
merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan keimanan
dan aklak mulai
e.
Potensi Daya
Juang (Adversitu Quotient)
Potensi ini merupakan potensi kecedasan
manusia yang bertumpu pada bagian dalam diri mansia yang berhubungan dengan
keuletan, ketangguhan dan daya juang tinggi. Melalui potensi ini seseorang
mampu mengubah rintangan dan tantangan menjadi peluang
9.
Macam-macam
kecerdasan menurut Howard Gardner yang dikenal melalui Teori Kecerdasan Majemuk
(Multiple Intelligences) , dikatakan ruang lingkup kemampuan manusia
meliputi delapan kecerdasan antara
lain :
a.
Kecerdasan
Linguistik
Adalah kemampuan menggunakan kata secara efektif,
baik secara lisan ( pendongeng, orator, politisi) maupun tertulis (seperti sastrawan, editor,
wartawan)
b.
Kecerdasan
Matematis-Logis
Adalah kemampuan menggunakan angka-angka dengan
baik (seperti ahli matematika,
akuntan pajak dan hali statistik) dan melalukan penalaran yang benar (seperti ilmuwan, pemrogram komputer dan
ahli logika)
c.
Kecerdasan
Spasial
Adalah kemampuan memersepsi dunia, spasial-visual (misalnya sebagai
pemburu, pramuka, pemandu) dan menstrasformasi persepsi dunia spasial-visual
tersebut (misalnya dekorator, interior, arsitek, seniman dan penemu)
d.
Kecerdasan
Kinestetis-Jasmani
Adalah keahlian menggunakan seluruh
tubuh untuk mengekspresikan ide dan perasaan (misalnya sebagai aktor,
pemain pantomin, atlet dan penari) dan ketrampilan menggunakan tangan untuk
menciptakan seuatu (misalnya perajin, pematung, ahli mekanik dan dokter bedah)
e.
Kecerdasan
Musikal
Adalah kemampuan menangani
bentuk-bentuk musikal dengan cara memersepsi (misal penikmat musik),
membedakan ( kritikus musik), mengubah (misalnya komposer) dan mengekspresikan
(misal penyanyi)
f.
Kecerdasan
Interpersonal
Adalah
kemampuan memersepsi dan mebedakan suasana hati, maksud, motivasi dan perasaan
orang lain
g.
Kecerdasan
Intrapersonal
Adalah kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak berdasarkan pemahaman
tersebut.
h.
Kecerdasan
Naturalis
Adalah keahlian mengenali dan mengkategorikan spesies (flora dan fauna) di
lingkungan sekitar.
10.
Menurut Thomas Armstrong berkembang atau
tidaknya segala kemampuan atau kecerdasan
yang ada pada diri seseorang dipengaruhi oleh 3 faktor antara lain :
a.
Faktor Biologi
Faktor
biologis antara lain faktor keturunan (genetis) dan luka (cedera otak) sebelum,
selama dan sesudah kelahiran
b.
Faktor Sejarah
Hidup Pribadi
Faktor ini
antara lain pengalaman-pengalaman dengan orang tua, guru, teman sebaya,
kawan-kawan, orang lain, baik yang memangkitkan maupun yang menghambat
perkembangan kecerdasan
c.
Faktor Latar
Belakang Kultural dan Historis
Faktor ini
antara lain waktu dan tempat seseorang dilahirkan dan dibesarkan serta sifat
kondisi perkembangan historis dan kultural ditempat lain
11. Cara-cara mengembangkan segala potensi dir agar
berkembang dan dapat berprestasi tinggi antara lai dengan :
a.
Kenali Betul
Potensi yang ada Pada Dirimu
b.
Merumuskan dan
Menentukan Cita-Cita Hidup
c.
Belajarlah
dengan Rajin, Ulet, Tekun dan Tanpa Kenal Lelah
d.
Jangan Kecil
Hati dan Rendah Diri
12. Prestasi
Diri bagi keunggulan bangsa dan Negara
Nasib suatu
bangsa ditentukan oleh warga negaranya. Suatu bangsa akan memiliki
keunggulan jika warga negaranya memiliki
prestasi di berbagai bidang. Oleh sebab
itu prestasi yang dibuat warga negaranya di berbagai bidang sangat menentukan
keunggulan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu jika bangsa Indonesia ingin menjadi
bangsa yang unggul dan berprestasi di dunia, maka seluruh warga negara
Indonesia harus bersatu padu untuk meraih prestasi yang setinggi-tingginya di
bebagai bidang kehidupan, sehingga menjadi bangsa yang harus, unggul dan
disegani di dunia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar